GenZe 2.0, Seperti Inikah Skuter di Masa yang Akan Datang?

gen1

Dari sekian banyaknya pengendara skuter, baik klasik maupun matic seperti yang banyak kita jumpai di jalanan, masih banyak pula yang mencibir ketika mendengar istilah skuter elektrik. Ya, mereka tentu membayangkan skuter berbentuk kaku, dengan rangka dan performa mesin yang payah.

Namun anggapan tersebut akan hilang ketika melihat skuter elektrik bernama GenZe ini. Meski drivetrain-nya otomatis, namun skuter elektrik yang satu ini dibekali dengan 4 pilihan percepatan, sehingga takkan berbahaya bagi pemula, namun cukup bertenaga bagi mereka yang memang sudah mahir berkendara di tengah padatnya lalu lintas kota.

gen3

Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah papan pacu yang terletak pada setang kemudi dan terlindung oleh windshield berukuran kecil. Layar touchscreen berukuran 7 inci tersebut berfungsi untuk memonitor rute, kecepatan, dan lain sebagainya.

Di dalamnya, Anda juga akan mendapatkan sebuah aplikasi bawaan yang akan membantu Anda dalam menentukan rute berkendara dengan kecepatan puncak 48km/h saja. Piranti pemantau kecepatan tersebut juga dibekali dengan Weather Alerts dan Automatic Safety Alerts, serta terkoneksi dengan layanan cloud demi keamanan dan kenyamanan pengendara GenZe.

gen5

Sebagai kendaraan modern masyarakat urban, tentu saja GenZe dibekali dengan charger untuk mengisi daya gadget yang Anda bawa. Ada lagi yang jadi kebanggaan skuter elektrik ini, yaitu bagasi yang sangat besar.

Kebanyakan skuter elektrik yang beredar di pasaran memiliki baterai berukuran besar sehingga tentu saja memangkas bagasi. GenZe bisa dibilang kendaraan roda dua yang memiliki bagasi terbesar. Lalu bagaimana dengan baterainya?

gen2

GenZe mengusung baterai Lithium-ion yang berukuran kecil dengan built in charger. Anda juga dapat melepasnya dengan mudah dan mengisi dayanya dengan memanfaatkan steker yang terletak di tembok seperti halnya mengisi daya sebuah smartphone.

Ketika terisi penuh, baterai GenZe mampu digunakan untuk berkendara selama kurang lebih 4 jam. Rangka GenZe terbuat dari bahan aluminium, sama seperti sepeda balap yang tentu saja membuat bobotnya ringan namun cukup kuat saat terjadi benturan.

GenZe dibanderol dengan harga kisaran Rp 39,8 juta serta dibekali garansi selama 3 tahun. Untuk sementara waktu, skuter elektrik ini telah beredar bebas di daerah San Francisco Bay dan Portland. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, dengan kemudahan yang dimilikinya, mana yang akan Anda kendarai di masa yang akan datang? Apakah Vespa PX 150 keluaran tahun 2005, ataukah skuter masa depan yang satu ini?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *