Rangkuman Berita Vespa Bulan Lalu

Saat ini pengguna dan penggemar Vespa di Indonesia telah sangat banyak. Beberapa waktu yang lalu; mendapatkan Vespa keluaran terbaru sangatlah sulit karena distribusi Vespa baru di Indonesia sangat terbatas. Namun kini semua orang dapat dengan mudah mengakses dan membeli Vespa baru karena hampir di semua kota besar telah ada penyalur atau dealer Vespa. Perkembangan penggemar Vespa baik keluaran lama ataupun baru semakin luas; terutama di kalangan anak muda yang sepertinya menganggap Vespa sebagai pilihan kendaraan yang unik sekaligus praktis serta tetap memiliki citra yang tinggi. Cukup banyak berita vespa yang terupdate dengan cukup sering karena ada beberapa produk baru yang diluncurkan.

Saat ini ada cukup banyak sumber berita vespa di tanah air; geliat penjualan serta perkembangan pasar kendaraan roda dua yang mulai melirik Vespa sebagai alternatif motor yang unik dan menarik membuat media menjadi lebih tertarik untuk memuat cerita dan berita tentang Vespa. Munculnya produk – produk baru yang dipasarkan di tanah air juga menjadi bahan berita tersendiri. Perkembangan harga beberapa produk Vespa juga menjadi daya tarik tersendiri; beberapa tipe Vespa saat ini dibanderol dengan harga yang semakin terjangkau, meskipun target konsumen menengah ke atas sepertinya tetap menjadi sasaran Vespa seperti ketika meluncurkan Vespa 946 Bellissima yang dibanderol 170 juta rupiah atau sekitar 30 juta rupah lebih mahal dari varian yang sebelumnya dirilis di tanah air.

Adapun berita vespa lain yang tidak kalah menarik adalah dilangsungkannya balapan Vespa, Scooter Prix 2014 yang dilangsungkan di sirkuit Karting Sentul. Sebuah even balapan yang agak tidak lazim karena skuter memang tidak didesain untuk digeber pada kecepatan tinggi; namun justru hal inilah yang membuat balapan Vespa menjadi berita yang menarik. Ada berbagai kejadian menarik selama balapan dilangsungkan; beberapa pilot sempat terjatuh karena mengendalikan skuter pada kecepatan tinggi memang dibutuhkan keahlian khusus karena bentuk rangka skuter serta ukuran roda yang tidak biasa. Acara tersebut diikuti oleh 307 peserta yang mendaftar, selain balapan juga dilangsungkan acara hiburan.

Keunikan Desain Skuter Vespa

Hampir semua orang tidak akan keliru ketika mengidentifikasi sebuah skuter Vespa; meskipun tidak semua orang bisa menebak tipe dan tahun keluaran kendaraan tersebut. Namun desain sebuah Vespa sangat ikonik sehingga dengan mudah dikenali. Ada benang merah desain dari Vespa yang pertama kali dibuat hingga Vespa yang terakhir diluncurkan; keunikan desain inilah yang membuat banyak orang keranjingan untuk mengendarai, memiliki dan mengoleksi motor buatan Italia ini. Adalah dua orang Italia bernama Renzo Spolti dan Vittorio Casini yang pertama kali membuat purwarupa dari Vespa yang diberi nama MP5; namun Enrico Piaggio sang pemilik pabrik kurang menyukai desain mereka berdua sehingga meminta Corradino D’Ascanio untuk melakukan perbaikan yang menghasilkan purwarupa MP6 yang merupakan cikal bakal Vespa yang beredar hingga hari ini.

Ada beberapa desain unik dan khas dari sebuah skuter Vespa; salah satunya adalah mesin yang diletakkan di sisi rangka untuk mengeliminir penggunaan rantai penggerak roda. Hal ini membuat mesin Vespa menjadi lebih ringkas dan sederhana; dari segi desain juga membuat bagian belakang Vespa memiliki bentuk gembung melengkung yang khas karena memberi ruang untuk menempatkan mesin di sisi kanan. Sedangkan di sisi kiri; biasanya dibuat bentuk serupa yang seringkali dijadikan sebagai ruang penyimpanan atau menempatkan roda cadangan. Adanya roda cadangan juga merupakan keputusan desain unik lain dari kendaraan ini. Sistem bongkar pasang roda depan dan belakang serta penggunaan ukuran roda yang sama memberi kemudahan untuk mengganti roda dengan cepat dan mudah.

Desain unik lain dari sebuah skuter Vespa adalah dibuatnya pelindung kaki pengendara dari cipratan air, kotoran serta angin yang dibuat tinggi hingga bawah batang kemudi. Bentuk pelindung dan penutup mesin yang melengkung dan lebar menjadi beberapa aspek desain yang membuat Vespa sangat ikonik, selain tampilan depan dengan bentuk lampu, penutup roda dan ukuran roda yang kecil. Sistem kontrol Vespa yang dipusatkan di batang kemudi juga membuat kendaraan ini tidak biasa; karena Anda harus memutar batang kemudi untuk memindahkan gigi.

Farah Quinn Juga Naik Vespa!

farahquiinTak hanya piawai mengolah beragam jenis kuliner, chef cantik ini ternyata juga penggemar vespa. Uniknya, bukan vespa matic yang dipilihnya tapi vespa manual yang jarang dikendarai wanita modern, apalagi kalangan selebritis yang lekat dengan gaya hidup mewah.

Dalam beberapa foto yang dishare di Twitternya, lulusan Pittsburgh Culinary Institute ini terlihat mengendarai vespa di dua momen yang berbeda. Seperti pada 28 Oktober lalu, Farah mengendarai vespa jenis Super keluaran thn 66-73, warna putih.

Sore itu, wanita kelahiran Bandung ini tampak santai membonceng putranya Armand dengan Vespa, jalan-jalan ke masjid di dekat rumah mereka. Sementara Armand lebih memilih memeluk erat pinggang sang bunda, daripada duduk bersandar di Vespa yang sudah dilengkapi dengan backrack/jok sandaran tinggi ini.

farahquiin naik vespa pxDi lain kesempatan, Farah juga lebih memilih naik vespa jenis PX saat jalan-jalan di Itali. Vespa warna pink ini tampak serasi dengan baju Farah yang colourfull dan siap mengantar chef cantik ini berkeliling menikmati indahnya negeri tempat lahir si tawon besi ini.

Selain berkelas dalam cita rasa kuliner, bagi kami Farah benar-benar tahu memilih kendaraan yang aman, nyaman dan juga elegan. Dan vespalah jawabannya!

Sejarah Nama Vespa

sembra-una-vespaJika di dunia mobil ada Volkswagen yang memiliki desain ikonik; maka dunia sepeda motor memiliki Vespa yang sama ikoniknya. Bentuk yang khas dengan desain unik; membuat motor keluaran pabrikan Piaggio asal Italia ini menjadi inspirasi bagi banyak desainer motor dari berbagai pabrikan. Namun ternyata; desain skuter Italia yang Anda kenal saat ini dibuat berdasarkan skuter Amerika buatan Cushman sebagai inspirasinya. Skuter buatan pabrik dari Nebraska ini banyak didatangkan ke Eropa sebelum Perang Dunia II sebagai kendaraan lapangan pada saat perang. Ketangguhan dan efisiensi skuter tersebut menginspirasi Renzo Spolti dan Vittorio Casini pada tahun 1944 untuk memulai proyek membuat desain motor skuter untuk Piaggio.

Purwarupa pertama bernama Moto Piaggio no. 5 yang dihasilkan kedua desainer tersebut ternyata gagal memuaskan Enrico Piaggio sehingga ia meminta Corradino D’Ascanio yang merupakan seorang insinyur aeronautika atau pesawat untuk mendesain ulang skuter purwarupa tersebut. Ketidaksukaan Corradino D’Ascanio pada desain sepeda motor konvensional ternyata membawa sebuah terobosan untuk menempatkan mesin di bagian belakang, tepat di samping roda belakang sehingga skuter ini tidak lagi menggunakan rantai yang dinilainya kotor dan merepotkan. Keputusan ini juga mengubah rangka dan bentuk MP5 di bagian tengah; menghasilkan bentuk Vespa yang saat ini Anda kenal dengan bagian tengah yang memberi ruang pada kaki pengemudi untuk duduk dengan sempurna di tengah rangka motor.

Bagian – bagian lain dari skuter tersebut tidak mengalami banyak perubahan dengan tetap menggunakan satu suspensi di bagian samping roda depan, desain roda depan dan belakang yang dapat dilepas dan ditukar dengan mudah serta diberikannya ruang untuk menempatkan roda cadangan. Sistem kontrol untuk skuter ini dipusatkan pada tangan dengan sistem pengaturan gigi percepatan berada di sisi kiri kemudi dan rem depan berada di sisi kanan batang kemudi; hanya rem belakang yang tetap dikontrol menggunakan kaki kanan. Desain pelindung cipratan kotoran yang tinggi di bagian depan tepat di bawah kemudi juga dipertahankan. Enrico Piaggio berkomentar “Sembra una vespa!” ketika pertama kali melihat purwarupa skuter tersebut; yang berarti kurang lebih berarti “Ini mirip dengan bentuk tawon!”. Saat itulah nama Vespa kemudian digunakan untuk nama skuter buatan Piaggio ini.