Vespa Itu Cinta

“Vespa itu cinta, sebuah cinta sederhana yang abadi”

Bagi kami, ungkapan tersebut bukan sebuah pujian berlebihan untuk sebuah merk kendaraan. Tapi sebuah ungkapan jujur atas kendaraan yang bukan saja sebuah alat transportasi, tapi juga gaya hidup tanpa syarat yang sederhana sekaligus mewah dalam satu waktu.

Lalu, mengapa kita sebut vespa itu cinta?

1. Vespa itu butuh pengorbanan
Mengendarai vespa (terutama vespa klasik yg rentan bermasalah), berarti harus siap menerima segala resikonya. Badan keringatan, kaki dan pegelangan tangan pegal², atau perjalanan jadi terlambat, adalah satu dari sekian resiko yg biasa dihadapi pengendara vespa.

2. Vespa itu melatih kesabaran
Sabar saat diuji mesin yang tiba² rewel, sabar ketika tak bisa melaju sekencang motor Jepang, sabar ketika ditolak cewek hanya gara-gara vespa butut, dan beragam kesabaran lainnya.

3. Vespa itu pengertian
Tak seperti motor bebek keluaran Jepang, vespa memaksa pengendaranya untuk mengenali kendaraan mereka. Tidak harus dilatih menjadi mekanik, tapi setidaknya tahu masalahnya.

3. Vespa itu perjuangan
Terutama vespa klasik dengan mesin dan performa lawasnya. Mengendari Vespa klasik butuh perjuangan agar bisa dikendari dengan nyaman, senyaman sekuter modern.

4. Vespa itu tak menuntut
Layaknya cinta yang ideal, vespa itu bisa menyesuaikan kondisi dan kebutuhan pengendaranya baik dari penampilan sampai mesin penggerak motornya. Seperti halnya cinta, pengendara vespa selalu legowo menerima kondisi apapun.

5. Vespa itu abadi
Dibanding varian skuter yang lain, hanya vespa, satu-satunya skuter yang biasa digunakan sepasang kekasih untuk mengabadikan ikatan cinta mereka. Salah satunya dalam rangkaian pre-wed dan pernikahan. Patut diakui jika vespa dengan modelnya yang klasik, romantis, sederhana, elegan, sekaligus abadi sering dikaitkan dengan makna cinta sepasang kekasih.

Alasan di ataslah yang membuat kami mengamini, bahwa vespa adalah cinta. Dengan cinta, orang akan lebih ikhlas menghadapi segala resiko, berjuang tanpa mengeluh, menerima apa adanya, dan bahagia dalam kesederhanaan. Semuanya tergambar dalam sosok skuteris dan vespanya.

Jadi, tak salah jika kita menyebut vespa adalah cinta, sebuah cinta tanpa syarat, tulus dan abadi. Menurut Anda?

Skuteris Atau Vespisti?

Jika Anda pengendara vespa, pasti akrab dengan istilah scooterist atau dalam bahasa Indonesia biasa ditulis skuteris. Banyak yang beranggapan skuteris itu identik dengan pengendara vespa. Lalu, benarkah skuteris itu memang pengendara vespa?

Jika dilihat dari sisi etimologi (asal usul kata), scooterist berasal dari kata scooter dan akhiran –ist yang merujuk pada orang yang memiliki keahlian khusus. Ya, bisa dianggap scooterist adalah orang yang naik skuter (bukan ahli skuter). Sayangnya, banyak orang salah kaprah dan menganggap skuteris itu selalu mengendarai vespa padahal sebenarnya tidak.

Mari kita amati, apa bedanya skuter dan vespa?

Skuter adalah jenis kendaraan bermotor roda dua dengan lantai yang cukup luas untuk tempat kaki pengendara. Cara berkendaranya seperti duduk santai dengan kaki menekuk di bagian lutut.

Beda dengan sepeda motor bebek yang footstep/bantalan kaki pengendara ada di samping dengan model berkendara menyesuaikan body sepeda.

Jika pada sepeda motor bebek mesin diletakkan di bawah rangka tengah, maka mesin skuter berada di belakang, di bagian samping dengan posisi di bawah tempat duduk. Bagian roda pun berbeda dengan sepeda motor bebek. Skuter biasanya memiliki dimensi roda yang lebih kecil dengan mesin model matik maupun manual.

Contoh jenis sekuter: Piaggio dengan Vespa, Innocenti dengan Lambretta, Yamaha dengan Mio, Nouvo, dan Xeon. Honda datang dengan scoopy, vario, beat, dan beragam varian lainnya.

Sementara Vespa adalah salah satu jenis skuter keluaran Piaggio yang kebetulan pamornya lebih dulu mendunia dibanding merek sekuter lain. Mengapa? karena vespa adalah jenis sekuter pertama yang pernah diproduksi dan digunakan setelah era Perang Dunia. Kala itu, belum ada vespa matik, tapi menggunakan operan gigi manual. Dari sinilah terbentuk anggapan jika vespa itu sekuter dan menenggelamkan arti sekuter yang sebenarnya.

Di Itali sendiri, pengendara Vespa populer dengan sebutan vespisti. Bagi para vespisti, vespa bukan saja sekedar tunggangan tapi sebuah gaya hidup individual maupun berkelompok.

Istilah vespsiti memang tidak populer di Indonesia dan negara-negara di luar Itali, tapi vespisti sudah pasti seorang pengendara vespa dan juga skuteris. Sementara tidak semua skuteris itu pengendara vespa, bisa jadi skuteris itu naik mio, beat, vario atau beragam skuter matik lain.

Nah, sekarang tahu bedanya kan? Kalau menurut Anda bagaimana? Apakah Anda seorang vespisti atau skuteris?

Mengenal lebih jauh tentang vespa

Vespa diperkenalkan pertama kali pada tahun 1940-an dan ditargetkan sebagai kendaraan yang mudah dikendarai dan untuk produksi massal. Namun realita menunjukkan kalau akhirnya Vespa yang diproduksi oleh Piaggio dan menjelma menjadi sebuah ikon dalam dunia otomotif selama bertahun-tahun. Dari Robert De Niro, Sarah Jessica Parker dan Henry Fonda pernah mengendarai Vespa! Sekarang yang menjadi pertanyaannya, apakah itu vespa? dan mengapa vespa selalu kelihatan mencolok dikeramaian?

Hal-hal inilah yang menjadi alasan utamanya.

Keunikan vespa terletak pada unibody bajanya. Pelindung mesin dari baja membungkus mekanisme mesin didalam bodi vespa. Pelindung ini juga menyembunyikan kotoran dan minyak oli dari pandangan luar. Sebagai tambahan, pada setiap unitnya dilengkapi dengan papan datar untuk tapakan kaki pengendara serta juga fairing depan untuk melindungi pengendara dari terpaan angin. Semua fitur tersebut merupakan satu kesatuan utuh dari satu unit vespa dan menjadi salah satu alasan mengapa vespa menjadi skuter pertama yang mencapai sukses diseluruh dunia.

Vespa merupakan alat transportasi yang ramah lingkungan. Anda cukup memerlukan 18 liter bensin untuk menempuh jarak 111 kilometer dengan kecepatan rata-rata. Jika anda peduli dengan kelestarian lingkungan kita, maka vespa merupakan pilihan yang tepat buat anda.

Yang menjadi keistimewaan dari vespa sebenarnya adalah kesenangan dan kenikmatan yang disediakan bagi pengendaranya. Bayangkanlah ketika anda bisa berkendara di jalanan yang ramai dengan santai dan leluasa, atau ketika anda melakukan touring melalui jalanan pedesaan dengan terpaan angin pada rambut anda, sungguh merupakan sensasi yang tiada taranya.

Vespa adalah kendaraan yang sempurna untuk melepaskan diri anda dari kepenatan hidup dan mengurangi stress. Segi terbaiknya, anda juga dapat menambahkan sespan dan aksesori-aksesori lainnya, sehingga anda dapat melakukan perjalanan romantis dengan kekasih anda dengan nyaman dan santai.