Saat Vespa Gembel Dari Indonesia Jadi Idola di Luar Negeri

Der Vespa Kult in Indonesien

Kamu skuteris di Indonesia mungkin wajib berbangga. Kendati vespa bukanlah motor asli Indonesia, kehadirannya mampu mencuri perhatian para pengendara kendaraan bermotor di Nusantara. Bahkan menjelang 70 tahun vespa ada, vespa masih mampu bertahan.

Yap, di tengah gempuran motor-motor pabrikan India, China, Eropa dan terutama Jepang, vespa masih memiliki tempat istimewa di hati fans. Tak heran hal itu membuat seorang warga negara Swiss yang sudah 8 tahun tinggal di Indonesia yakni Donald W Nueburger menulis buku mengenai fans vespa di Indonesia, seperti dilansir Uniqpost.

Buku karya Donald itu sejatinya sudah dirilis pada tahun 2008 silam. Namun rupanya para penggemar vespa dan mereka yang ingin tahu lebih banyak mengenai si seksi ini wajib membacanya, kendati belasan tahun ke depan. Tak main-main, Donald merilis buku berjudul Der Vespa Kult in Indonesien di Swiss dan mendapatkan antusias oleh warga Zurich saat dirilis di negara asalnya.

Der Vespa Kult in Indonesien

Ada 300 lebih foto karya seni vespa buatan asli Indoneisa dalam buku itu. Donald juga melakukan wawancara kepada skuterist pribumi. Meskipun menghabiskan waktu empat tahun berkeliling Indonesia, Donald semakin kagum akan kreatifitas pencinta vespa Indonesia yang berkembang jauh lebih liar daripada di negara asal vespa, Italia.

Menurut Donald, karya vespa modifikasi skuterist Indonesia itu memiliki nilai jual seni yang sangat tinggi dan menarik perhatian publik Swiss dan Eropa. Jadi, siapa bilang naik vespa itu kuno? Justru yang kuno yang makin berharga!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *