Jika Anda pengendara vespa, pasti akrab dengan istilah scooterist atau dalam bahasa Indonesia biasa ditulis skuteris. Banyak yang beranggapan skuteris itu identik dengan pengendara vespa. Lalu, benarkah skuteris itu memang pengendara vespa?

Jika dilihat dari sisi etimologi (asal usul kata), scooterist berasal dari kata scooter dan akhiran –ist yang merujuk pada orang yang memiliki keahlian khusus. Ya, bisa dianggap scooterist adalah orang yang naik skuter (bukan ahli skuter). Sayangnya, banyak orang salah kaprah dan menganggap skuteris itu selalu mengendarai vespa padahal sebenarnya tidak.

Mari kita amati, apa bedanya skuter dan vespa?

Skuter adalah jenis kendaraan bermotor roda dua dengan lantai yang cukup luas untuk tempat kaki pengendara. Cara berkendaranya seperti duduk santai dengan kaki menekuk di bagian lutut.

Beda dengan sepeda motor bebek yang footstep/bantalan kaki pengendara ada di samping dengan model berkendara menyesuaikan body sepeda.

Jika pada sepeda motor bebek mesin diletakkan di bawah rangka tengah, maka mesin skuter berada di belakang, di bagian samping dengan posisi di bawah tempat duduk. Bagian roda pun berbeda dengan sepeda motor bebek. Skuter biasanya memiliki dimensi roda yang lebih kecil dengan mesin model matik maupun manual.

Contoh jenis sekuter: Piaggio dengan Vespa, Innocenti dengan Lambretta, Yamaha dengan Mio, Nouvo, dan Xeon. Honda datang dengan scoopy, vario, beat, dan beragam varian lainnya.

Sementara Vespa adalah salah satu jenis skuter keluaran Piaggio yang kebetulan pamornya lebih dulu mendunia dibanding merek sekuter lain. Mengapa? karena vespa adalah jenis sekuter pertama yang pernah diproduksi dan digunakan setelah era Perang Dunia. Kala itu, belum ada vespa matik, tapi menggunakan operan gigi manual. Dari sinilah terbentuk anggapan jika vespa itu sekuter dan menenggelamkan arti sekuter yang sebenarnya.

Di Itali sendiri, pengendara Vespa populer dengan sebutan vespisti. Bagi para vespisti, vespa bukan saja sekedar tunggangan tapi sebuah gaya hidup individual maupun berkelompok.

Istilah vespsiti memang tidak populer di Indonesia dan negara-negara di luar Itali, tapi vespisti sudah pasti seorang pengendara vespa dan juga skuteris. Sementara tidak semua skuteris itu pengendara vespa, bisa jadi skuteris itu naik mio, beat, vario atau beragam skuter matik lain.

Nah, sekarang tahu bedanya kan? Kalau menurut Anda bagaimana? Apakah Anda seorang vespisti atau skuteris?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *