Vespa-400-gambarVespa selalu identik dengan skuter klasik roda dua dan berpantat semok. Tapi tahukan kamu, vespa juga pernah melahirkan saudara sepupu yang bukan dari jenis skuter, tapi mobil. Ya, mobil jenis microcar atau mobil kecil yang di Indonesia populer dengan sebutan city car ini bernama Vespa 400. Mobil yang mengingatkan kita pada mobil Mr.Bean ini dibuat tahun 1957 dan rilis perdana di Monaco.

Piaggio, sebagi produsen Vespa tak sendirian membagun ide microcar ini. Piaggio menggandeng ACMA (Ateliers de construction de motocycles et d’automobiles) Perancis, sementara paten desain dan rangka tetap jadi urusan Piaggio. Vespa 400 dibuat dalam dua versi, Lusso dan Turismo.

Di tahun pertama, penggemar Vespa menyambut antusias varian baru ini dan penjualan Vespa 400 sempat tembus di angka 12 ribu unit. Sayang di dua tahun setelahnya, penjualan tidak sebagus tahun pertama alias jeblok. Setelah memproduksi sekitar 34 ribu unit, di tahun ke empat akhirnya Vespa menyerah dan tak lagi memproduksi Vespa 400. Vespa memutuskan kembali berkonsentrasi dengan skuter.

Dari sisi desain dan mesinnya, sebenarnya Vespa 400 ini cukup oke di kelas microcar, terutama microcar untuk tahun 50an.
Mari, kita intip tenaga dan desain si imut ini:

Mesin
Vespa 400 berlari dengan mesin dua silinder, dua tak, pendingin udara(air cooled), Bore, stroke: 63 mm x 63 mm (393 cc)

Rasio Kompresi
6.4:1 dan 12 hp, dan kemudian diupgdare menjadi 6.6:1 dan 14 hp

Transmisi manual
3 speed + mundur. Transmisi 4 speed hanya tersedia di pasar luar Amerika

Rem
Tromol 6.75 dengan diameter 171 mm.

Performa
Tenaga yang dihasilkan sekitar 18hp (13 kW), dengan kecepatan maksimal sekitar 50 sampai 55 mph (80 to 90 km/jam). Kecepatan tentu tergantung kondisi jalan. Mencapai top speed sekitar 25 detik, 5 liter bensin untuk 100KM. Bisa dibilang, tenaga Vespa 400 cukup oke untuk microcar tahun 50an.

Desain
vespa400-pintuSeperti layaknya microcar lawas, Vespa 400 mengusung desain yang sederhana, cantik, imut dan berciri khas Vespa. Bagian paling unik dari mobil ini adalah pintunya. Tak seperti pintu mobil pada umumnya, Vespa 400 membuat pintunya dengan model suicide door (badan pintunya di bagian tengah, jadi arah membuka pintunya di depan). Vespa 400 juga mengusung konsep cabriolet atau mobil yang atapnya bisa dibuka, meski bisa jadi model buka tutup atapnya masih manual.

Lihat Video penampilan Vespa 400

Sementara untuk mesin ada di bagian belakang, jadi kabin di depan bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang atau sebagai tempat duduk untuk dua anak kecil. Jadi Vespa 400 bisa memuat 2 orang dewasa dan 2 anak kecil, cukup ideal untuk sebuah microcar di tahun 50an. Bahkan, lebih ekomis sebagai mobil penumpang dibanding microcar saat ini.

Selain beberapa spec dan interior yang cukup oke untuk sebuah microcar, yang membuat mobil ini banyak menuai kritikan adalah jendela yang tidak bisa dibuka dan boros bahan bakar.

Kini, Vespa 400 menjadi kenangan indah akan sebuah kendraan roda empat dan inovasi sejarah yang tak akan dilupakan penggemar berat vespa. Vespa 400 pun menjadi salah satu barang langka yang diburu kolektor mobil lawas. Ya, patut diakui Vespa 400 adalah bukti kesolidan Piaggio dan Vespa memproduksi tunggangan yang tak lekang dimakan zaman. Salute!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *