vespa-cowboys-bandung3
Mendengar kata Cowboys, pasti yang lekat di ingatan kita adalah pria gagah di atas pelana kuda dengan pistol tersampir di pinggang. Tak salah jika kamu mengaitkan cowboys dengan film western Hollywood yang dulu kerap kita lihat di layar kaca. Tapi pernahkah kamu membayangkan jika ada Cowboys tak lagi naik kuda, tapi skuter. Jangan membayangkan, para cowboys ini bertopi laken, membawa tali laso dan pistol di samping celana mereka, tapi mereka adalah sekelompok pria yang berdandan casual berbalut rompi denim tanpa lengan, dengan aksesoris bebas, asal naik skuter.

Sebenarnya tak jauh beda dengan club vespa pada umumnya, Vespa Cowboys adalah sekelompok orang yang fanatik dengan vespa dan menjadikan vespa sebagai bagian dari gaya hidup selain berkendara. Yang menjadikan vespa Cowboys berbeda adalah gaya berpakaian mereka yang unik, sangat jauh dibanding komunitas vespa mods yang cenderung tampil elegan dan rapi. Sementara vespa Cowboys lebih memilih jaket denim yang lebih universal, terkesan santai dan nyaman dipakai kapan saja. Karakter para pendiri vespa cowboys yang pernah tergabung di club Harley Davidson juga mendasari pemilihan jaket denim tanpa lengan ini.

Vespa cowboys sendiri berasal dari Belanda, tepatnya di kota Breda. Berawal dari persahabatan Berry, Peter, Bob, Marc, dan Rookie yang semuanya sangat mencintai vespa sejak kecil. Rasa suka yang datang dari orang tua mereka ini terbawa saat mereka besar. Vespa tetap menjadi bagian hidup mereka, dan pada 13 april 2013 mereka mendirikan club vespa dengan nama Vespa Cowboys dengan diketuai Berry. Nama cowboys sendiri diambil dari kebiasaan mereka memanggil sesama teman dengan sebutan ‘cowboys’, sebuah nama yang populer, mudah diingat dan sebuah gambaran bahwa club mereka tak membedakan kelas apapun. Semua sekuteris bebas gabung, seru-seruan bersama, layaknya para cowboys yang hidup bebas tanpa terkekang aturan.

Sekitar 1 tahun kemudian, di akhir bulan Mei, vespa cowboys untuk pertama kalinya menggelar gathering dan turing pecinta vespa dengan nama Vespa Day Breda. Event ini dihadiri 84 vespa dari 100 vespa terdaftar di kota Breda. Event ini menjadi awal menyebarnya club vespa cowboys di seluruh dunia, dari Athena, Turki, Cyprus, Hellas, Australia dan Indonesia.

Vespa Cowboys Bandung

Tak beda jauh dengan Vespa Cowboys di negara asalnya, para skuteris dari Bandung ini juga mengikuti gaya pendahulunya.  Berawal dari keinginan Ilman Ynj memiliki sebuah klub vespa yang teroganisir, rapi dan punya tujuan jelas. Ilman bukan orang baru di dunia komunitas motor, sebelumnya dia juga sempat bergabung dengan beberapa club motor. Sayangnya, klub yang diikutinya hanya bertahan beberapa bulan dan tahun saja.

Vespa Cowboys Bandung
Vespa Cowboys Bandung

vespa-cowboys-bandung2
Berangkat dari kegagalan klub sebelumnya, Ilman mencari beberapa referensi klub vespa dan diskusi dengan para punggawa Vespa lintas klub, seperti Dwi Adi Santoso, wakil SPC (Scooter Padjadjaran Club) Jatinangor, Michael Rayvando, wakil VAC (Vespa Antique Club), Cirama, dan juga Berry Aldenhoven Il Capo Del Mondo (ketua Vespa Cowboys) di Breda, Belanda yang dihubungi via Instagram.

Saat itu, Vespa Cowboys cukup ramai dibicarakan pengguna social media khususnya pengendara skuter, karena Vespa Cowboys berani tampil dengan gaya dan atribut yang berbeda. Dengan mengenakan jaket denim biru tanpa lengan bertuliskan CSSC (Cowboys Sempre Sempre Cowboys), yang berarti ‘Cowboys selamanya selamanya Cowboys’ atau ‘Sekali Cowboys Selamanya Menjadi Cowboys’.

Gaya berpakaian yang casual dan ala club motor HD inilah yang membuat Vespa Cowboys terlihat beda dengan skuteris yang mayoritas menganut aliran Mods. Karena keunikannya inilah, Ilman banyak berkomunikasi dengan Berry dan meminta izin untuk mendirikan Vespa Cowboys di Bandung. Bersama Dwi Adi Santoso, Jeni Permana, Asep Supriatna, Ashidiqi Putra, Ilman mulai menggagas ide Vespa Cowboys di Bandung. Butuh waktu dan kesabaran menunggu izin pendirian cabang Vespa Cowboys Bandung ini diketok palu oleh Berry.

Akhirnya, pada 17 Agustus 2015, Berry memberikan izin berdirinya Vespa Cowboys di Bandung dengan formasi akhir Ilman Ynj sebagai ketua, Ashidiqi Pa (head regional), dengan anggota: Wildan Rw, Ahadian A, Imam s, Puja S, Asep S, Ingo St, Rizky Ts, Randy S, Dicky R, Boy Sr, Taufiq Ih, Nicky Ay, Gibran A, M Adam F, Azi Aj, Uus P, Fajar p, M Reza N, Rizky Aa, Deden Rh, Rama D, Sigit Kp sebagai perintis dan founding father Vespa Cowboys Bandung.

Nah, bagi kamu yang ingin kenalan, ingin ngobrol dan berbagi pengalaman soal vespa dan sisi unik anggotanya, bisa datang dan ikutan kopdar. Biasanya Vespa Cowboys suka kopdar di DBcoffee, di Jl. Boscha No.12, Bandung atau di bawah flyover Cihampelas dekat hotel Grendia setiap malam minggu. Tak perlu segan melihat tampilan teman-teman Vespa Cowboys yang sangat berbeda, gaya berbusana bolehlah ala rocker dan casual urakan, tapi jiwa tetap  skuteris yang tak kenal perbedaan dan selalu hangat berbagi dengan sesama skuter di mana pun berada. Salam CSSC, salam mesin kanan!

CP Vespa Cowboys Bandung:
Kang Wildan
WhatsApp: 0858-6008-9198
Line: @xbs7090e (pake @)/wildanrwidjaya

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *