Vespa Matic Getar dan Loyo? Bubut Penyembuhnya

Klasik dan modern, tak heran kalau vespa matic diidolakan © topspeed.com

Semakin berkembangnya teknologi alat transportasi, maka semakin banyak pula varian jenis vespa. Motor jenis skuter ini rupanya juga enggan kehilangan momen saat banyak orang mengagumi motor matic. Sehingga vespa pun akhirnya merilis varian mereka yang memiliki bermesin matic.

Salah satu jagoan vespa matic adalah Vespa S 150 2v. Sejatinya, S 150 2v masih memiliki desain utama ciri khas vespa dengan konsep minimalis tapi mengusung inovasi teknologi makin canggih. Dengan tampilan sporty tapi tetap ikonik, tak heran S 150 2v menjadi salah satu primadona matic di kalangan penggemar vespa, mungkin juga termasuk kamu.

Hanya saja, para penggemar vespa matic mulai mengeluh dengan performa Vespa S 150 2v yang menemui masalah. Dilansir Motoplus-Online, ada beberapa laporan pemilik vespa S 150 2v merasakan getaran di sektor CVT hanya beberapa bulan usai dibeli. Tak hanya itu, kalau kamu merasakan tarikan awal motor sedikit lelet dan tak bertenaga, maka berarti kamu tak sendiri.

atasi-vespa2-20140530
Cuma pakai bubut, vespa matic kamu bisa ngebut kencang © Motorplus-Online

Rupanya masalah ini memang menjadi masalah klasik di kalangan pengguna vespa matic. Beberapa di antara mereka yang berduit, memilih mengganti bagian CVT dengan produk impor yang harganya bisa mencapai 3-4 juta rupiah. Tentu bukan harga yang murah bagi fans vespa berkantong kering kan? Jadi apa tak ada cara lain yang lebih bersahabat untuk memusnahkan getaran itu? Tenang, ada kok!

Beberapa teknisi vespa matic memberikan solusi bahwa masalah getar dan loyo pada vespa matic bisa diakali dengan mengganti part dengan model standar. Salah satunya dituturkan oleh Agus KWS ini bahwa tak perlu barang impor senilai jutaan rupiah untuk menghilangkan getaran dan keloyoan si vespa matic.

Pria yang kerap ditemui nongkrong di kawasan Jakarta Selatan ini menyarankan agar mangkuk kampas sentrifugal pada vespa matic adalah yang harus diperhatikan. Menurutnya, benda ini jadi komponen pertama yang harus dimodif dengan cara dibubut. Usut punya usut, jarak antara mangkuk sentrifugal dengan kampas ganda yang terlalu dekat itulah yang membuat mesin tak bisa maksimal memproduksi tenaga saat langsung dipaksa jalan. Sehingga hal itu membuat kopling selip dan menimbulkan getar.

Nah, sudah tercerahkan? Jadi coba dulu supaya nggak manyun mulu!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *