Banyak Teman dan Solidaritas Tinggi Bikin Citra Makin Cinta Vespa

13261072_168877183515424_1369311131_n
Citra saat berkendara bareng komunitas © Instagram @citrarafiqa

 

Sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna vespa terbesar di Bumi, Indonesia memang punya banyak penggemar vespa. Seolah tak lekang di makan waktu, vespa-vespa keluaran jadul pun tetap menarik perhatian generasi muda. Bukan melulu dikagumi para pria, perempuan kini makin terang-terangan memperlihatkan kecintaan mereka pada vespa. Seperti yang dilakukan oleh Citra Rafiqa.

Perempuan cantik asal Bandung ini bahkan mengawali jatuh hatinya pada vespa dari rasa ogah. Sempat gagal belajar mengendarai motor waktu SMP, Citra justru langsung bisa menguasai vespa hanya dalam waktu satu jam. Yang unik, Citra tahu soal vespa dari teman masa kecilnya yang pernah menjalin cinta dan kini justru sudah berubah jadi mantan yang tetap berteman baik dengannya.

14128635_155252994947413_1109371829010563072_n
Cantik dan naik vespa. Kurang apa coba? © Instagram @citrarafiqa

Mengendarai vespa pertamanya yakni Vespa Super keluaran tahun 1975 kala dia berusia 17 tahun dan duduk di bangku kelas 2 SMA, Citra rupanya memiliki banyak cerita menarik. Sempat bergabung di komunitas Freedom Scooter, Citra dan sang mantan yakni Rama juga pernah ikut touring bareng penggemar vespa lainnya.

“Kalau bagi aku sih, setiap perjalanan bareng vespa pasti ada kenangannya dan berkesan. Selama mengenal vespa ini aku dapat banyak banget temen baru. Di jalan aku juga selalu diliatin, tapi kalau vespanya bermasalah selalu juga ada yang bantu. Aku sering ikut acara komunitas vespa sama Rama seperti Kebul Ramadhan bareng Freedom Scooter ke Cijambe. Meskipun perjalanannya jauh, tapi seru banget. Sayang HP aku hilang, jadi sekarang jarang komunikasi,” cerita Citra penuh semangat.

Berbicara panjang lebar kepada Vespapora, perempuan berhijab yang baru kehilangan HP beberapa bulan lalu ini tak menampik kalau masih banyak orang yang memandang negatif ke vespa. “Emang sih, ada yang bilang kalau vespa tua itu gampang mogok, bahkan orangtua aku juga. Tapi aku nggak terlalu peduli, aku lebih ngedahuluin hobi sih. Lagian selama aku bawa vespa, nyaman-nyaman aja sih. Kalau masalah mogok itu mah wajar, di situ letak seninya. Selebihnya ini soal perasaan aja.”

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *