Terlahir dari darah keturunan yang sangat erat dengan dunia otomotif, Peter Maas adalah seorang skuteris sejati berkebangsaan Belanda yang memiliki kakek – seorang pengukir sejarah balap TT di Assen.

Kegemaran dan kecintaannya kepada sosok skuter montok asal Italia, Vespa, berawal ketika Peter kecil – yang saat itu berusia 6 tahun – menemukan dunianya saat memasuki garasi sang kakek yang penuh dengan rak-rak spare part motor dan foto-foto kakeknya di ajang TT.

Beranjak remaja, sang Peter 16 tahun mulai membeli sendiri Vespa pertamanya yang berjenis PK50. Dari sanalah pria ini mulai benar-benar hanyut dalam dinamika keindahan si skuter klasik. ‘One leads to another’, ia mulai membeli, menjual dan merenovasi Vespa-Vespa tua untuk semakin menghiasi jalanan Belanda dengan skuter Vespa.

Kini di ‘museum kecilnya’, Maskes Vespa Classics di Belanda, ia banyak menghabiskan waktu untuk menjaga keklasikan deretan Vespa yang berhasil ia kumpulkan. Perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 2006 ini tidak hanya berhias Vespa tua namun juga semakin indah dengan estetika seni interiornya.

Salah satu Vespa klasik yang paling ia sukai adalah GS160 lansiran tahun 1962. Dengan kondisi yang masih prima, berlaburkan cat asli pertama keluaran pabrik, si montok ini sering menemani perjalanan Peter Maas dalam menyusuri indahnya Negara Kincir Angin ini.

“You can feel the love for classic Vespa scooters in this company…” – Peter Maas – Maskes Vespa Classics.

VIDEO MASKES VESPA

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *