Vespa dan Kondisi Lalu Lintas Masa Kini

vespa_1

Sudah bukan rahasia lagi bahwa memiliki kendaraan baru tidaklah sulit. Jika masih belum mampu membelinya secara tunai, kredit dengan cicilan ringan pun banyak tersebar. Dan tentu saja, hal tersebut juga berdampak pada semakin padatnya lalu lintas.

Tak hanya kendaraan roda dua, dengan semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kemampuan untuk membeli mobil pun juga meningkat. Hal tersebut bisa dilihat ketika weekend, beberapa kota yang banyak menyuguhkan objek wisata keluarga pun pasti padat dengan kendaraan dari luar kota.

Cara yang diyakini masyarakat Indonesia paling ampuh untuk menerobos kemacetan adalah dengan menggunakan kendaraan roda dua. Ya, bahkan dampaknya, trotoar jalan pun dilibas habis oleh para pengendara motor yang ingin cepat sampai ke tujuan meski jalanan sedang macet parah.

Akibatnya, keselamatan para pejalan kaki pun semakin terancam. Tak ada lagi tempat yang nyaman untuk berjalan akrena telah dikuasai oleh para pengendara sepeda motor. Beberapa di antaraya bahkan tak ragu untuk memaki pejalan kaki agar menyingkir dari trotoar agar mereka bisa menerjang kemacetan.

Bukan bermaksud mendiskreditkan kendaraan lain, namun hampir tak pernah terlihat pengendara Vespa yang melakukan hal demikian. Mengapa? Banyak faktor yang membuat pengendara Vespa takkan melakukan perbuatan tercela semacam itu yang dapat mengancam kesselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.

Pertama, Vespa hanya menggunakan velg 8 dan 10 inci, yang artinya jika pengendara nekat naik ke trotoar, tentu akan berbahaya bagi dirinya sendiri karena rawan tergelincir. Yang ke-2, body Vespa memang kurang ergonomis untuk dijalankan naik turun trotoar. Dan yang ke-3, sudah bisa dipastikan bahwa pengendara Vespa terlalu sayang pada tunggangannya sehingga ia takkan melakukan hal tersebut.

Namun bukan berarti Vespa tak handal saat diajak berkelit menerobos kemacetan di kota besar. Pada dasarnya, Vespa memang didesain untuk dijalankan di jalanan sempit. Tengok saja radius putarnya yang pasti lebih lebar dibanding motor lainnya. Artinya, Vespa adalah kendaraan yang sangat handal untuk digunakan di tengah macetnya jalanan ibu kota.

Nah, jika masyarakat menginginkan kendaraan roda dua yang aman dan tak merugikan para pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya, mengapa tak naik Vespa saja?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *